Contoh Cerpen Horor, Cerita Hantu di Sekolah

Ada banyak sekali contoh cerpen dan kisah kisah horor yang bisa kalian rangkum dalam cerita pendek. Baik yang kalian alami sendiri maupun hanya karangan fiksi belaka. Tentunya bisa juga kalian samakan dengan sebuah film yang sudah kalian tonton asal jangan garing saja ya alur cerpen horornya, harus disertai dengan gerak, suara, dan kejutan yang tikda di duga duga.

Di Indonesia cerita misteri nyata maupun fiksi merupakan salah satu yang paling digemari. Hal ini dikarenakan kebanyakan masyarakat Indonesia masih percaya dengan hal-hal yang berbau mistis. Nah kali ini admin materibahasaindonesia.co akan sedikit berbagi contoh cerpen horor yang memiliki latar kejadian di sebuah sekolah. Cerpen ini berjudul “ Dia yang Kasat Mata”, baca baik-baik ya. Dalam alur cerita sebuah cerpen akan menggambarkan beberapa hal diantaranya sebagai berikut:

Contoh Cerpen Horor, Cerita Hantu di Sekolah

  1. Memperkenalkan jalan cerita atau intronya
  2. Memperkenalkan siapa saja tokoh utama yang terlibat dalam cerpen tersebut
  3. Mendeskripsikan tempat dimana berlangsung sebuah kejadian, bisa di kantin, di gudang sekolah, dll
  4. Membuat alur, apakah mau alur maju atau mundur
  5. Pewatakan, dimana akan ditampilkan beberapa watak, ada yang sakti, penakut, dll
  6. Ending cerpen horor biasanya akan menguak sebuah tragedi yang sudah diceritakan
  7. Penutup, kesan dan pesan.

    Oh iya sedikit pemberitahuan, cerita ini merupakan cerita karangan saja, jadi bukan kejadian nyata.

Dia yang Kasat Mata

Pada suatu hari, ada 3 anak sekolah yang sedang melaksanakan tugas di sebuah ruangan perpusatakaan. Karena tugas yang diberikan terlalu banyak 3 siswa sekolah itupun harus rela sampai pulang malam agar tugas tersebut cepat selesai. Akhirnya jam menunjukan pukul 6 sore, mereka pun memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing dan melanjutkannya esok hari. Namun ketika mereka ingin pulang dan keluar dari perpusatakaan, 3 siswa itu mengalami hal yang tidak terduga. Tiba-tiba pintu perpustakaan menutup dengan sendirinya dengan sangat kencang.

Pintu yang menutup sendiri dengan sangat kencang tersebut menimbulkan bunyi yang sangat keras, seketika 3 siswa itu kaget akan hal tersebut. Mereka kaget sekaligus heran, karena pada saat itu tidak hujan dan tidak ada angin yang berhembus.

Suasana saat itu sungguh mencekam, membuat 3 siswa itu ketakutan dan saling berpegang tangan. Mereka bertiga terdiam sejenak, dan mencoba melangkah perlahan mendekati pintu untuk menyelidiki apa yang terjadi. Setelah mereka sampai dekat pintu, mereka tidak menemukan apapun.

Dan ketika itupun mereka saling berpandangan, dan tiba-tiba satu dari 3 siswa itu berteriak dan berkata “ LARI!!”. Dan akhirnya ke tiga siswa itu bergegas lari meninggalkan sekolah. Namun sungguh tidak disangka, dalam pelariannya meninggalkan sekolah, ketiga siswa itu lagi-lagi mengalami hal yang sungguh dluar dugaan.

Ketika mereka ingin keluar gerbang sekolah, tiba-tiba gerbang sekolah menutup dengan sendirinya. Padahal didekat gerbang tidak ada siapapun. Bahkan satpam yang biasa menjaga gerbang sekolah pun tidak berada diposnya. Sadar akan situasi, salah satu dari tiga siswa itu berteriak minta tolong, namun sayangnya tidak ada siapapun yang menanggapi teriakan mereka.

Saat itu tiba-tiba angin bertiup sangat kencang, mengakibatkan pepohonan sekitar bergoyang dan dedaunan jatuh. Ditengah angin yang berhembus disertai dedaunan yang jatuh, samar-samar ketiga siswa itu melihat sebuah bayangan yang nampak tidak begitu jelas. Perlahan mendekati mereka, 3 siswa itu seketika diam membisu, wajah mereka pucat pasi dan akhirnya mereka jatuh pingsan.

Ketika terbangun dari pingsan mereka sudah berada disebah ruangan yang serba berwarna putih. Nampak seorang bapak-bapak berpakaian seragam berada diruangan itu. Ternyata bapak-bapak itu adalah satpam sekolah. Dan bapak-bapak itu menjelaskan bahwa mereka ditemukan pingsan di gerbang sekolah saat sore hari bertepatan waktu sholat magrib.

Dan bapak-bapak itu juga menjelaskan kepada mereka bahwa mereka jangan pulang pada sore hari, karena meman disekitar sekolah pada sore hari tepatnya ketika magrib menjalang sering terjadi hal-hal yang sungguh menjadi misteri. Sungguh beruntuk ketiga siswa itu tidak mengalami hal yang lebih buruk.

Setelah mendengar penjelasan dari satpam sekolah, ketiga siswa tersebut memutuskan untuk mengerjakan tugas sekolah mereka dirumah mereka secara bergantian untuk menghindari hal yang mereka alami. Mulai dari situlah, pihak sekolah memberikan sebuah himbauan kepada siswa, bahwa semua siswa tidak diperbolehkan disekolah hingga larut malam.

Pelajaran yang dapat kta ambil adalah, ingatlah waktu. Jangan melakukan apapundiluar kemampuan kita dan jangan melakukan apapun secara berlebihan. Banyak hal di dunia ini yang tidak kita pahami. Percaya atau tidak hal-hal yang diluar nalar manusia ada di sekitar kita.

Sidebar