Aturan Tata Cara Penulisan Mata Uang Rupiah Yang Benar

Aturan Tata Cara Penulisan Mata Uang Rupiah Yang Baik Dan Benar terkadang ini sering keluar dalam soal pilihan ganda pada ulangan bahkan ujian nasional bahasa indonesia dimana kalian akan diberikan beberapa pilihan dan memilih satu yang benar mengenai contoh penulisan mata uang rupiah.

Dari sisi tata tulis memang sangat mudah dimana bisa dijabarkan per angka dimana mislakan saja kita ambil contoh nominal uang 5 ribu rupiah maka tata penulisan yang benar adalah: bagian paling depan (kiri) adalah simbol rupiah (Rp), kemudian diikuti nominal 5.000, dan paling belakang adalah dua nol (00) yang sebelumnya ada koma terlebih dahulu. Namun isu redominiasasi uang rupiah akhir akhir ini bisa jadi akan berubah dimana uang 100 ribu rupiah akan di sederhanakan menjadi 10 rupiah saja.

Mengapa Harus Ada 2 Nol Di belakang Angka Pada Penulisan Tanda Mata Uang?

Aturan Tata Cara Penulisan Mata Uang Rupiah
Aturan Tata Cara Penulisan Mata Uang Rupiah

Mungkin ada sebagian orang yang bertanya seperti itu. Jawaban detailnya sudah  dituliskan panjang lebar pada post sebelumnya yang berjudul Sejarah Asal Muasal Nama Rupiah (Mata Uang Indonesia)pada bagian satuan nilai turunan di bawah rupiah (sebaiknya baca dulu biar masalah 00 ini benar-benar paham).

Tanda 00 tersebut untuk mengakhiri angka utama. Gunanya untuk penegasan bahwa uang tersebut benar-benar bulat seribu rupiah tanpa ada penambahan sesen atau sepeser pun.

Cara Menulis Mata Uang Rupiah

Misal akan menulis seribu rupiah. Maka tulisan yang benar adalah Rp1.000,00 dengan penjelasan sebagai berikut,
Rp adalah simbol bukan singkatan seperti layaknya dollar ($) atau yen (¥), maka tidak perlu adanya tanda titik (.) segala.

Setelah itu tuliskan bilangan utamanya, ingat tidak perlu adanya spasi di sana. Ini bermaksud supaya tidak ada penambahan angka di depan angka utama. Misal Rp 1.000,00 oleh orang iseng ditambahkan angka lain, menjadi Rp91.000,00 (sekaligus mencegah korupsi hehe).

Setelah angka utama kemudian dikasih tanda koma sebagai pemisah angka desimal atau 00 di belakangnya. Oh ya tanda titik dipakai juga untuk pemisah ribuan. Misal Rp1.000,00 atau Rp10.000.000,00.

Penulisan Tanda Mata Uang Dengan Ejaan Huruf Yang Benar Sesuai EYD

Penulisan uang dengan angka seperti di atas maupun dengan huruf, pada dasarnya keduanya sama-sama baku kalau memakai aturan yang benar. Rp1.000,00 dituliskan dengan huruf menjadi seribu rupiah, bukan Rp seribu rupiah (simbol Rp tidak digunakan lagi).

Sedangkan kalau dalam jumlah besar, angka dan huruf bisa dikombinasikan. Rp100.000,00 menjadi Rp100 ribu.

Penulisan Tanda Mata Uang Rupiah Dalam Skala Internasional

penulisan tanda mata uang berdasarkan tata cara di atas berlaku resmi secara nasional. Secara internasional pun masih tetap bisa digunakan mesti dalam penulisan rupiah dan mata uang asing lainnya ada sedikit perbedaan. Seperti dollar misalnya, perbedaannya pada titik dan koma.

Contoh:
Rp1.000,00
$1,000.00

Penggunaan Penulisan Tanda Mata Uang Rupiah Dengan ‘IDR’

IDR adalah standar internasional mata uang Indonesia. IDR kepanjangannya Indonesian Rupiah. Seperti misalnya USD untuk Dollar Amerika Serikat. Beberapa negara menuliskan singkatan tersebut bisa di depan atau belakang, misal EUR 1000 ataupun 1000 EUR. Sampai artikel ini ditulis, mengenai IDR belum ditetapkan penggunaannya secara EYD. Namun, sesuai hukum D-M penulisan yang benar adalah 1000 IDR.

Ok sekian yang bisa kami sajikan kali ini mengenai Cara Penulisan Mata Uang Rupiah Yang Banar semoga kalian sudah hafal dan diluar kepala ya.

Sidebar